Wednesday, November 11, 2009

Be Careful, Lakers!

Hey guys

Kali ini postingan gue ga bakal jauh dari basket. Yaitu ngebahas tentang NBA.

NBA Musim ini, menurut gue lebih rame dan lebih unpredictable. So I mean, you'll never know which team that will win the game before the match is over. Itu ngebuat penonton lebih tertarik, amused dan jadi lebih mencintai NBA.

Beda ama IBL, yang kekuatannya berpusat di sekitar 3 tim aja, kalo ga SM Britama, Aspac atau Garuda Flexi deh. Sementara tim2 lain baru jadi "pemanis" kompetisi aja. ckckck.

Juara NBA taun lalu adalah Los Angeles Lakers. Mereka sukses menumbangkan Orlando Magic di final dengan skor 4-1. Otomatis Kobe Bryant dkk. sangat diunggulkan buat mempertahankan gelarnya musim ini. Tapi, semakin tinggi pohon tumbuh, semakin banyak angin menerpa, Sama seperti yang dialami Lakers saat ini, semakin banyak pesaing serius mereka yang bertekad sama: jadi Juara NBA. Okelah mungkin taun lalu pesaing serius mereka cuma 5, Orlando Magic, Cleveland Cavaliers, Boston Celtics, Denver Nuggets, ama Houston Rockets. Yang lainnya standard lah.

But guys, look at this season. Kekuatan jadi lebih merata, sehingga pesaing Bryant dkk. jadi lebih banyak. Berikut ini list pesaing-pesaing Lakers tahun ini yang serius meraih gelar juara juga:
1. Orlando Magic
Ya iyalah ini mah udah jelas. Taun lalu mereka udah sampe final dan kalah dari Lakers. Pastinya taun ini mereka pengen lebih tinggi dari taun lalu, yaitu juara. Apalagi dengan masuknya Vince Carter dari NJ Nets dan semakin matangnya Dwight Howard di usia yang masih amat belia , bisa menjadi tandem yang sangat solid dan menakutkan bagi lawan2.

2. Cleveland Cavaliers
Boleh jadi, tim ini adalah tim yang paling sakit hati tahun lalu. Lebih sakit hati daripada Magic yang dikalahkan Lakers di final. Cavs mencetak rekor terbaik di regular season dan meraih homecourt advantage tertinggi , dan Lakers hanya menempati urutan ke-2. Tapi tim yang berasal dari Ohio ini dikandaskan Orlando Magic di final wilayah timur. Lebron James bermain terlalu individual pada seri melawan Magic dan permainan Cavs sudah terlalu mudah dibaca oleh Magic. Padahal di seri sebelumnya, Cavs sukses menyapu bersih Detroit Pistons & Atlanta Hawks dengan skor 4-0. Sedangkan Magic harus bersusah payah menghadapi Phillies 76Ers dan Boston Celtics. Cavs meraih keuntungan kira-kira seminggu beristirahat saat Magic masih belum rampung menyelesaikan serinya. Tapi Cavs tidak bisa memanfaatkan keuntungan itu, dan sepertinya Magic lebih "panas" dari Cavs sehingga Cavs tersandung. Lebron boleh jadi menjadi pemain yang sangat kecewa dengan kegagalan ini. Lebron yang masuk NBA sejak tahun 2003 (di draft no.1 oleh Cavs) sudah berulang-ulang kali mengalami kegagalan di playoffs bersama Cavs. Sampai-sampai, MVP Regular season 2009 ini mengultimatum apabila Cavs tidak bisa dibawanya juara tahun ini, maka tahun 2010 dimana dia menjadi free agent, Lebron tidak sungkan-sungkan akan pindah ke tim lain. Ia berkata bahwa calon kuatnya adalah NY Knicks. Tapi menurut saya, buat apa Lebron pindah ke tim yang kelasnya jauh dibawah Cavs? Apakah dia ingin mengubur kariernya sendiri? Jelas-jelas jika Lebron pindah ke Knicks, maka ia telah membuat keputusan yang salah. Saran saya, Lebron sebaiknya bersabar dan loyal kepada Cavs, seperti David Robinson & Tim Duncan yang loyal dengan Spurs. Semoga tahun ini Cavs bisa juara agar sang maestro tidak jadi pindah, apalagi Shaquille O'Neal telah pindah ke Cavs dari Phoenix Suns untuk membantu The King James

3. Boston Celtics
Sejak masuknya Ray Allen dan Kevin Garnett, serta Paul Pierce yang telah ada di badan tim ini, Celtics berpeluang mengulangi dinasti yang pernah mereka buat saat era Russell-Auerbach dan era Bird-McHale. Terbukti tahun 2008 (tahun pertama Allen-Garnett-Pierce bermain bareng), mereka langsung sukses menyabet Juara NBA. Tapi tahun lalu, mereka kandas di semifinal Wilayah Timur oleh Magic. Padahal Magic tidak diunggulkan mengalahkan Celtics. Banyak yang berkata bahwa faktor utama kegagalan Celtics adalah faktor usia pemainnya yang sudah tua. Allen, Garnett dan Pierce sudah menginjak kepala 3 awal. Pemain muda di Celtics yang bersinar hanyalah Rajon Rondo. Well, musim ini Celtics memang memboyong Rasheed Wallace , seorang power forward temperamental dari Detroit Pistons. Tapi, Sheed sudah tua juga, bahkan lebih tua dari Garnett. Mengapa Celtics tidak membeli pemain muda saja untuk melapis Allen, Garnett maupun Pierce? Tapi walaupun mereka adalah "singa-singa" tua, mereka tetap berpeluang besar mengganjal Lakers untuk jadi juara lagi.

Guys, 3 dulu aja ya yang dibahas (Eastern Conference). Postingan berikutnya tentang Western Conference deh. Hehehe.

Respect
_Levy signin out from the blog_